It's Ok To Not Be Ok
Bukan mau bahas tentang Korea Drama kok. Hanya kebetulan judul yang pas untuk tulisan kali ini.
Sebuah pesan dari seorang teman menghampiri. “Hai
Lyn, saya sudah baca tulisan kamu yang terbaru di blog. Mau banget bisa tetap
bersyukur buat hal-hal sepele tapi ternyata tidak segampang itu” Tulisan yang
dimaksud ialah ini, Hygge
Hingga akhirnya cukup lama kami bercerita. Hingga saya merasa bersalah karena mengajak orang lain bersyukur. Mungkin saya bisa bersyukur karena masih gajian, stok makanan di rumah masih cukup, dana darurat cukup dan masih sehat. Tapi bagaimana dengan orang lain yang kondisinya berbeda? Kehilangan pekerjaan, kehilangan yang dikasihi, tidak mampu membayar cicilan dan kesulitan lainnya. Apa bisa bertahan? Lebih dari itu, apa yang bisa saya lakukan?
Pandemi ini bukan salah siapa-siapa. Tetapi pandemi ini memperlebar jarak. Antara yang punya privilege dengan yang tidak. Sedih.
Hingga akhirnya yang mampu saya katakan pada teman, “It’s ok kalau kondisi sekarang tidak baik. Karena tidak akan selamanya. Kalau saya bilang ke kamu, bersyukur karena masih hidup dan masih sehat, pasti ngga ngaruh. Jadi cuman bisa bilang, kalau sudah sesak banget sama hidup, menangislah. Menangis itu menyembuhkan. Menangis itu tentang menerima segala emosi. Menangis itu tentang mengolah rasa. Kalau perlu teriak, teriaklah. Setelah itu akan lega rasanya”
“Tahu darimana kalau menangis itu menyembuhkan?” tanyanya.
“Ya karena sudah pernah menangis pas lagi sesak banget sama hidup, ha ha ha” jawabku
Pandemi ini sudah berlangsung lama. Pasti kita semua mau agar secepatnya berhenti. Tidak apa-apa keluar rumah selama untuk berjuang agar besok masih bisa makan. Tetapi, kalau untuk sekadar bertemu teman atau mau nongkrong karena bosan di rumah, bersabarlah. Jaga agar jangan sampai tertular dan menulari. Sama-sama kita berusaha agar pandemi ini tidak semakin buruk. Kita bantu ringankan kerja tenaga medis. Juga jangan sampai ekonomi negara kita kolaps. Indonesia ini luas sekali. Bila ekonominya kolaps, butuh waktu pemulihan yang lama.
Kalau sudah lega, ayo kita belajar main tiktok. Saya iri sama orang-orang yang jago banget main tiktok.
-Lyn-
Picture source: skyscanner.co.id

Comments
Post a Comment